Kenapa ALL-IN adalah Strategi Investasi TERBURUK
Share

Post Content

 

 [[{“value”:”Kenapa banyak influencer pamer kekayaan dari trading padahal mayoritas trader justru rungkad?
Jawabannya bukan karena salah pilih asset, tapi karena size porto yang dipertaruhkan di setiap trade. Gw bedah data statistik nya kenapa all-in tiap saat bisa sangat mematikan, lalu gimana optimal sizing buat ngamanin cuan maksimal?

⸻ DISCLAIMER ⸻
Konten The Overpost disusun untuk tujuan edukasi dan analisis keuangan. Bukan anjuran/rekomendasi untuk membeli, menjual, memiliki, tidak memiliki, menggunakan, atau tidak menggunakan produk atau layanan keuangan mana pun.

Instrumen investasi keuangan – termasuk tabungan, deposito, bank digital, reksa dana, obligasi, saham, crypto, aset keuangan digital, dan produk derivatif – merupakan produk yang mengandung resiko. Secara khusus, saham, crypto, aset keuangan digital, dan produk derivatif merupakan produk yang berisiko tinggi. Nilai investasi dapat menurun, tidak mudah kembali, atau tidak kembali sama sekali. Tidak ada instrumen investasi yang bebas risiko, dan performa masa depan belom tentu sama dengan performa historis.

Penonton wajib melakukan analisis pribadi sebelum mengambil keputusan keuangan. Produk yang dibahas belum tentu sesuai untuk seluruh kalangan; sesuaikan dengan profil risiko, tujuan, dan kemampuan keuangan masing-masing. Apabila konten memuat simulasi, simulasi tersebut bersifat ilustratif dan rumusan perhitungan serta asumsinya ditampilkan dalam video. Rumusan perhitungan dan asumsi ditampilkan dalam video.

Follow IG gw: https://www.instagram.com/leonhartono/

Business inquiries:
CP: 0889-0543-7633 (WA Only)
Email: theoverpost@gmail.com

The Overpost’s mempunyai misi “to elevate Indonesia’s financial literacy”. Kita berharap untuk sharing semua mengenai uang – dari ekonomi, bisnis, keuangan pribadi dan investasi – dengan format yang ringkas dan mudah dipahami.”}]] Read More Leon Hartono 

#overpost #money

By ali